Beranda › Artikel › Cara Pasang Placon Roller ke Rak

Cara Pasang Placon Roller ke Rak

Edukasi & Teknis · Tim Teknis Perkasa Racking (TAP) · Pemasangan & Perawatan · Diperbarui

Ringkasan cepat

Cara pasang placon roller dimulai dari mengukur barang dan lane, lalu memotong rel standar 4 m sesuai panjang lane, memasang bracket sesuai seri pada rangka, menyetel kemiringan (umumnya 2°–5°), memasang stopper ujung di ujung depan, dan menguji aliran dengan barang asli. Dasar barang harus bertumpu minimal pada 2 rel. Kesalahan paling umum adalah rel tidak sejajar dan sudut dikunci sebelum diuji.

Cara pasang placon roller sebenarnya tidak rumit, tetapi urutan dan ketelitiannya menentukan apakah rak FIFO Anda mengalir mulus atau sering macet. Rel yang miring satu derajat terlalu landai, bracket yang tidak segaris, atau stopper yang lupa dipasang adalah sumber keluhan paling umum di lapangan. Panduan ini merangkum langkah pemasangan placon roller ke rak, dari mengukur hingga menguji aliran, berdasarkan pengalaman TAP menangani lebih dari 1.600 proyek rak dan material handling. Langkah yang sama berlaku untuk cara pasang flow rack maupun carton flow rack berbasis roller track.

Cara pasang placon roller: persiapan awal

Sebelum memegang alat, siapkan data dan komponen berikut. Pemasangan yang tersendat biasanya karena salah satu dari daftar ini belum jelas.

  • Data barang: ukuran dasar, berat penuh, dan kondisi dasar (kaku, lunak, berongga).
  • Data rak: kedalaman rak, lebar bay, jumlah tingkat, dan posisi balok melintang.
  • Rel placon roller: seri GP40, GP60, atau GP80 sesuai barang, panjang standar 4 m per batang.
  • Bracket sesuai seri: bracket ujung, tumpuan tengah, sambungan, dan bracket sudut.
  • Stopper ujung: umumnya satu per rel, atau dua per lane.
  • Aksesoris: guide rail atau divider, label holder, dan brake roller bila lane panjang.
  • Alat: meteran, waterpass atau inclinometer, spidol, bor, kunci, dan alat potong.

Rangka yang dipakai bisa berupa rangka pipa Ø28 mm, rak besi siku, atau rak gudang lama yang dimodifikasi. Yang penting, rangka memiliki balok melintang di sisi depan dan belakang yang bisa diatur ketinggiannya.

Langkah 1: Ukur lebar lane dan tentukan jumlah rel

Ukur lebar dasar barang yang paling kecil dan paling besar yang akan dialirkan di lane tersebut. Lebar lane adalah lebar barang ditambah sedikit kelonggaran agar barang tidak bergesekan dengan divider.

Aturan dasarnya: dasar barang harus bertumpu minimal pada 2 rel. Untuk sebagian besar karton dan bin, 2–3 rel per lane sudah cukup. Barang berdasar lunak atau bin dengan rusuk di bawahnya sering butuh rel tambahan atau roda flat agar tidak ada bagian dasar yang masuk ke celah antar rel. Tandai posisi tiap rel pada balok depan dan belakang dengan spidol, lalu pastikan jaraknya sama di kedua balok.

Langkah 2: Ukur panjang lane dan potong rel

Panjang rel mengikuti jarak antara balok belakang dan balok depan, dikurangi ruang untuk bracket ujung dan stopper. Karena panjang standar 4 m, rak dengan kedalaman lebih pendek akan memakai potongan rel, sedangkan lane lebih panjang disambung memakai bracket sambungan tengah.

Hitung dulu kebutuhan potongan dari satu batang agar sisa minimal. Teknik memotong yang benar, termasuk posisi potong agar tidak merusak roda, dibahas lengkap di artikel cara memotong placon roller dengan rapi.

Langkah 3: Pasang bracket pada rangka

Bracket sesuai seri menghubungkan rel ke balok rangka. Urutannya:

  1. Pasang bracket ujung belakang pada balok belakang sesuai tanda posisi rel.
  2. Pasang bracket ujung depan pada balok depan, segaris lurus dengan bracket belakang.
  3. Untuk lane panjang, pasang bracket tumpuan tengah agar rel tidak melendut.
  4. Untuk rel yang disambung, gunakan bracket sambungan tengah dan pastikan permukaan roda di kedua potongan rata, tanpa undakan.

Kencangkan baut secukupnya dulu, jangan dikunci penuh. Posisi rel masih perlu disetel di langkah berikutnya.

Langkah 4: Setel kemiringan

Inilah langkah yang paling menentukan. Kemiringan placon roller umumnya 2°–5°. Rakitan flow rack pipa standar TAP memakai 2,5°, yang setara dengan penurunan sekitar 4,4 cm per meter panjang lane. Untuk lane 2 m, sisi depan berarti sekitar 8,8 cm lebih rendah dari sisi belakang.

Barang berat atau berdasar keras membutuhkan sudut lebih kecil. Barang ringan atau berdasar lunak membutuhkan sudut lebih besar. Atur ketinggian balok depan atau gunakan bracket sudut, lalu cek dengan inclinometer di beberapa titik sepanjang rel. Tabel penurunan per meter dan cara memilih sudut per seri ada di artikel sudut kemiringan placon roller.

Pastikan juga semua rel dalam satu lane sama miringnya dan tidak terpuntir. Rel yang miring ke samping membuat barang menempel ke satu sisi divider.

Langkah 5: Pasang stopper, divider, dan aksesoris

Stopper ujung dipasang di ujung depan setiap rel. Fungsinya menahan barang terdepan agar tidak jatuh dan menjadi titik berhenti antrean. Periksa bahwa tinggi stopper cukup menahan barang tanpa menyulitkan operator mengangkatnya.

Setelah itu pasang guide rail atau divider di antara lane, label holder di balok depan untuk identitas SKU, dan brake roller pada lane yang panjang atau berisi barang berat. Daftar lengkap aksesoris ada di halaman komponen dan aksesoris placon roller.

Langkah 6: Uji aliran dengan barang asli

Jangan mengunci baut sebelum pengujian. Lakukan uji berikut di setiap lane:

  1. Letakkan satu barang paling ringan di ujung belakang. Barang harus meluncur sampai stopper tanpa berhenti di tengah.
  2. Letakkan satu barang paling berat. Barang tidak boleh menghantam stopper terlalu keras.
  3. Isi lane penuh, lalu ambil barang terdepan. Antrean di belakang harus maju dengan sendirinya.
  4. Amati apakah barang bergeser ke samping atau tersangkut di sambungan rel.

Jika barang berhenti di tengah, tambah sudut sedikit. Jika terlalu kencang, kurangi sudut atau tambahkan brake roller. Setelah semua lane stabil, kencangkan seluruh baut secara permanen.

Kesalahan umum saat memasang roller track

KesalahanAkibatPencegahan
Rel tidak sejajarBarang miring dan tersangkutUkur jarak rel di depan dan belakang
Sudut dikunci sebelum diujiBarang macet atau terlalu kencangKencangkan sementara, uji, baru kunci
Sambungan tidak rataBarang terhenti di sambunganPakai bracket sambungan, cek kerataan
Rel per lane kurangDasar barang melendutMinimal 2 rel, tambah untuk dasar lunak
Lupa stopperBarang jatuh di sisi ambilPasang stopper sesuai seri di tiap rel

Memasang di rak besi siku atau rak gudang lama

Tidak semua proyek dimulai dari rak baru. Banyak gudang ingin mengubah rak statis yang sudah ada menjadi rak FIFO. Hal ini umumnya bisa dilakukan, dengan beberapa catatan:

  • Rak harus bisa diakses dari dua sisi, belakang untuk mengisi dan depan untuk mengambil.
  • Balok depan perlu diturunkan atau diberi dudukan tambahan agar kemiringan tercapai.
  • Papan atau pelat lantai rak yang lama dilepas, karena rel bertumpu langsung pada balok melintang.
  • Kekakuan rangka dicek ulang, sebab beban kini terpusat pada balok depan dan belakang.

Sebelum membongkar, foto dan ukur rak lama, lalu konsultasikan dulu. Kadang lebih praktis menambah rangka baru daripada memodifikasi rak yang tidak dirancang untuk kemiringan.

Memasang di rangka pipa joint

Banyak rak FIFO di Indonesia dibangun dari rangka pipa Ø28 mm dengan metal joint, karena tinggi tingkat dan kemiringannya mudah diubah. Prinsip pemasangan rel tetap sama, hanya cara menyetel sudut dan dudukan bracket yang berbeda. Panduan khususnya ada di artikel memasang placon roller pada rangka pipe joint, sedangkan cara merakit rangkanya dibahas di situs saudara kami, cara membuat flow rack pipa.

Jika Anda ingin dibantu dari desain layout hingga pemasangan, TAP menyediakan konsultasi dan desain layout gratis, pengiriman ke seluruh Indonesia, serta pemasangan di lokasi, terutama di Jawa. Kirim data barang dan foto rak ke WhatsApp 0812-9871-3055 untuk mendapatkan rekomendasi seri dan jumlah rel.

Pertanyaan Umum

Hal yang sering ditanyakan

Berapa rel placon roller yang dipasang per lane?

Umumnya 2–3 rel per lane, dengan syarat dasar barang bertumpu minimal pada 2 rel. Barang berdasar lunak atau tidak rata butuh rel lebih banyak atau roda flat.

Apakah placon roller bisa dipasang di rak besi siku yang sudah ada?

Bisa. Placon roller dapat dipasang pada rangka pipa Ø28 mm, rak besi siku, atau rak gudang yang dimodifikasi, selama ada balok melintang untuk dudukan bracket dan kemiringan bisa diatur.

Apa yang harus dicek setelah pemasangan selesai?

Luncurkan barang asli dalam kondisi kosong dan penuh dari ujung belakang. Barang harus mengalir tanpa berhenti di tengah, tidak menabrak stopper terlalu keras, dan tidak bergeser keluar jalur.

Kenapa sudut kemiringan tidak langsung dikunci?

Karena perilaku barang asli sering berbeda dari perkiraan. Bracket dikencangkan sementara dulu, sudut diuji dengan barang nyata, baru dikunci permanen setelah aliran stabil.

Baca Juga

Artikel terkait

Siap Mulai

Konsultasikan kebutuhan placon roller Anda

Kirim ukuran karton atau bin, berat barang, panjang lane, dan foto area — tim kami bantu pilih seri GP, hitung jumlah batang, dan siapkan penawaran.

Chat WhatsApp
Pengunjung situs
●—Sedang online
📅—Hari ini
Σ—Total pengunjung